Skip to Main Navigation

Reformasi Mendukung Pemulihan: Update Perekonomian Asia Timur dan Pasifik, Oktober 2022

Image

Reformasi Mendukung Pemulihan

Dengan beberapa pengecualian, kawasan Asia Timur dan Pasifik tumbuh lebih cepat dan mengalami inflasi lebih rendah dibandingkan sebagian besar kawasan lainnya. Namun, kedepannya ada tiga risiko terkait pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan: perlambatan ekonomi global, peningkatan utang, dan distorsi kebijakan. Menurut laporan EAP Economic Update Bank Dunia edisi Oktober 2022, kebijakan yang lebih efisien dapat membantu rumah tangga dan perusahaan mengatasi kesulitan tanpa mengganggu pencapaian tujuan pertumbuhan jangka panjang.



TEMUKAN LAPORAN:




ISU-ISU KEBIJAKAN YANG BERKAITAN DENGAN COVID-19 YANG DIBAHAS DALAM BEBERAPA UPDATE EKONOMI TERBARU

Update-update sebelumnya berfokus pada sejumlah isu kebijakan lain, yaitu:

(1) vaksinasi untuk mengendalikan COVID-19;
(2) kebijakan fiskal untuk pemberian bantuan, pemulihan dan pertumbuhan;
(3) kebijakan iklim untuk membangun kembali dengan lebih baik;
(4) pengendalian cerdas COVID-19, khususnya melalui intervensi non-farmasi seperti pengujian, penelusuran dan isolasi/karantina;
(5) sekolah cerdas untuk mencegah kerugian modal manusia jangka panjang, terutama bagi masyarakat miskin;
(6) perlindungan sosial untuk membantu kelancaran konsumsi rumah tangga  dan reintegrasi tenaga kerja ketika negara mengalami pemulihan;
(7) dukungan bagi dunia usaha untuk mencegah kepailitan dan pengangguran, tanpa perlu mengganggu realokasi pekerja dan sumber daya yang efisien;
(8) kebijakan sektor keuangan untuk mendukung pemberian bantuan dan pemulihan tanpa melemahkan stabilitas keuangan;
(9) reformasi perdagangan, khususnya di sektor-sektor jasa yang masih dilindungi—keuangan, transportasi, komunikasi—untuk meningkatkan produktivitas badan usaha, mencegah terjadinya tekanan guna melindungi sektor-sektor lain, dan melengkapi masyarakat agar dapat memanfaatkan peluang-peluang digital yang kemunculannya dipercepat oleh pandemi;
(10) menciptakan peluang-peluang bagi dunia usaha dan memastikan inklusi untuk mendorong pertumbuhan yang adil;
(11) kebijakan-kebijakan untuk mendorong penyebarluasan dan penerapan teknologi.