SIARAN PERS

25 Kabupaten Terpilih Dalam Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan Anak Usia Dini

26 April 2016


Program Generasi Cerdas Desa memperkuat kolaborasi antara kementerian

Jakarta, 26 April – Sekitar 15 ribu guru di 25 kabupaten di Indonesia ditargetkan akan menerima pelatihan berstandar nasional dalam program kolaborasi pemerintah, bernama Program PAUD Generasi Cerdas Desa.

Kolaborasi antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), dengan dukungan Bank Dunia dan Pemerintah Australia melalui DFAT (Department of Foreign Affairs and Trade), Program PAUD Generasi Cerdas Desa bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan usia dini, terutama untuk masyarakat miskin, guna memperluas kesempatan mereka di masa depan.

Menurut pemerintah pusat, para kepala desa memegang peran yang penting untuk mencapai keberhasilan pelayanan pendidikan anak usia dini di desa-desa.

Dalam konteks pembangunan desa, kepala desa memiliki kewenangan sangat luas dan penting. Kepala desa mendapat mandat untuk memajukan desanya di segala bidang, termasuk penyiapan sumberdaya manusia yang berkualitas. Terkait bidang ini,kami mengajak para kepala desa mengembangkan layanan Pendidikan yang memadai dan menyeluruh bagi warganya sejak usia dini,” kata Ir. Harris Iskandar, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Program baru ini merupakan gabungan tiga program pemerintah, yaitu program Generasi Sehat Cerdas dibawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi; program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD); dan program peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

 “Anak-anak yang mendapatkan pendidikan usia dini memperlihatkan perkembangan sosio-emosional dan kognitif yang lebih baik dibanding dari anak-anak yang tidak layanan tersebut. Peningkatan kualitas layanan pendidikan usia dini di desa akan membantu pemerintah Indonesia mencerahkan masa depan generasi mudanya, terutama untuk mereka yang tinggal di daerah pedesaan,” kata Rodrigo Chaves, Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia.

Program PAUD Generasi Cerdas Desa akan meningkatkan Kualitas Layanan PAUD Desa melalui sistem Pelatihan terpadu berbasis Kabupaten yang diujicobakan secara bertahap di 25 kabupaten yang berlangsung sampai tahun 2017. Program ini memungkinkan Guru Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) di desa-desa mengakses pelatihan berstandar nasional di tingkat kabupaten dengan dukungan dari masyarakat desa. 

“Australia bangga dapat mendukung inisiatif Pemerintah Indonesia untuk memperkuat pelayanan pendidikan dan pengembangan anak usia dini (PAUD). Pilot program ini akan membantu memastikan anak-anak, terutama yang tinggal di wilayah miskin di perdesaan, dapat menerima persiapan pendidikan yang berkualitas untuk mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang produktif”, kata Fleur Davies, Minister Counsellor for Governance and Human Development, Kedutaan Australia, Jakarta.

Hibah dari DFAT bersumber dari sebuah dana perwalian atau trust fund senilai USD $5.4 juta. 

Lokasi kegiatan program ada di 25 kabupaten.  Kabupaten di Nusa Tenggara Barat termasuk Dompu, Lombok Barat, Sumbawa, Lombok Tengah, di Nusa Tenggara Timur termasuk Timor Tengah Utara, dan Maluku Tengah di Maluku.  Di Jawa Barat, kabupaten Subang, Sumedang, Kuningan, Cianjur, Sukabumi, dan Garut turut serta program, dan di Jawa Timur, kabupaten Trenggalek dan Nganjuk.  Di Sumatera Selatan, kabupaten Banyuasin dan Ogan Komering Ilir turut serta, dan di Sulawesi Utara, kepulauan Sangihe. Provinsi Sulawesi Barat mengikutsertakan Polewali Mandar dan Mamuju, serta Gorontalo dan Boalemo di Gorontalo, juga Ketapang di Kalimantan Barat dan Lamandau di Kalimantan Tengah 

Kontak Media
Di Jakarta
Dini Sari Djalal
Telepon: +62-21-5299-3156
ddjalal@worldbank.org
Tomi Soetjipto
Telepon: +62-21-5299-3046
stomi@worldbank.org


Api
Api