ARTIKEL

Kerangka Kerja Kemitraan Negara Indonesia untuk 2016-2020

1 Desember 2015


Kelompok Bank Dunia telah memperbaharui kemitraan dengan Indonesia melalui kerangka kerja baru untuk 2016-2020. Kemitraan ini selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional, dan mendukung upaya mencapai sasaran ganda mengakhiri kemiskinan ekstrem dan memeratakan kesejahteraan secara lebih luas.

World Bank Group

  • Kelompok Bank Dunia memperbaharui kemitraan dengan Indonesia melalui Kerangka Kerja Kemitraan Negara untuk periode 2016-2020.
  • Kerangka kerja tersebut direncanakan akan memberi dukungan analisa dan pendanaan senilai lebih dari $10 milyar dari tiga lembaga Kelompok Bank Dunia, yaitu IBRD, IFC, dan MIGA, untuk empat tahun ke depan.
  • Kerangka kerja kemitraan ini disusun selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional, atau RPJMN, yang telah ditetapkan pemerintah. Penyusunan kerangka juga  melalui proses konsultasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk berbagai lembaga swadaya masyarakat, mitra pembangunan, dan perwakilan sektor swasta.
  • Tujuan utama kerangka kerja kemitraan ini adalah sebagai landasan operasional Kelompok Bank Dunia dalam mendukung Pemerintah Indonesia guna mencapai tujuan bersama, yaitu  mengentaskan kemiskinan ekstrem, meningkatkan kesejahteraan serta membagi kesejahteraan kepada masyarakat Indonesia secara lebih luas.
  • Kerangka kerja kemitraan ini berfokus pada enam bidang kerjasama antara Kelompok Bank Dunia dan Pemerintah Indonesia, sektor swasta dan mitra pembangunan lainnya. Enam bidang kerjasama tersebut bertujuan mendukung:
  1. Program infrastruktur nasional yang diperlukan bagi pertumbuhan dan perbaikan taraf hidup masyarakat Indonesia;
  2. Sektor energi guna meningkatkan energi berkelanjutan dan menyediakan  akses listrik kepada jutaan keluarga;
  3. Program pembangunan ekonomi maritim dan perbaikan konektivitas dan perhubungan;
  4. Upaya pemerintah dalam mengumpulkan pendapatan lebih banyak dan membelanjakannya secara lebih efektif;
  5. Pemerintah daerah agar menyediakan layanan yang lebih baik dalam hal kesehatan, pendidikan, sanitasi, dan penyediaan air bersih;
  6. Pengelolaan pertanahan yang holistik guna melindungi sumber daya alam Indonesia yang sangat besar. Pengelolaan tersebut termasuk upaya menghentikan kebakaran lahan gambut dan deforestasi guna mengurangi emisi karbon dan memperkembang matapenceharian yang berkelanjutan untuk masyarakat miskin.
  • Kerangka kerja yang baru melanjutkan kemitraan yang telah berjalan selama lebih dari enam dekade, dan merupakan salah satu program terbesar Kelompok Bank Dunia di sebuah negara. 


Api
Api