col-xs-12
col-sm-12
col-md-1
col-lg-1
col-xs-12
col-sm-12
col-md-8
col-lg-8
col-xs-12
col-sm-12
col-md-3
col-lg-3
col-xs-12
col-sm-12
col-md-1
col-lg-1
col-xs-12
col-sm-12
col-md-7
col-lg-7
  • add-style
  • font-medium
  • lp-body-content
videoType
you-tube
videoUrl
DeJgABA4vP4
title
Make the Digital Economy Work for All: Harnessing Digital Technologies for an Inclusive Indonesia
keyFrameImage
https://i.ytimg.com/vi/DeJgABA4vP4/maxresdefault.jpg
description
Indonesia is among the fastest-growing digital economy in South East Asia. This represents an exciting opportunity to harness the power of these technologies to address its development challenges. But will the benefits of a growing digital economy be shared evenly by all segments of Indonesian society? Sailesh Tiwari, Senior World Bank Economist, talks about how Indonesia's digital technology can be more inclusive. To learn more, visit http://www.worldbank.org/digitalindonesia?cid=ECR_YT_Worldbank_EN_EXT ---------- Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital tercepat di Asia Tenggara. Ini merupakan peluang besar untuk dapat mengatasi tantangan pembangunannya. Namun apakah manfaat dari ekonomi digital yang tumbuh pesat dapat dinikmati secara merata oleh semua kalangan masyarakat? Sailesh Tiwari, Ekonom Senior Bank Dunia, berbicara tentang bagaimana teknologi digital Indonesia bisa lebih inklusif. Untuk mempelajari lebih lanjut, kunjungi http://www.worldbank.org/digitalindonesia?cid=ECR_YT_Worldbank_EN_EXT ABOUT THE WORLD BANK GROUP 🌐 The World Bank Group is one of the world’s largest sources of funding and knowledge for low-income countries. Its five institutions share a commitment to reducing poverty, increasing shared prosperity, and promoting sustainable development. http://www.worldbank.org FOLLOW US â–ș â–ș â–ș YouTube: http://wrld.bg/x4SB50x47Lu Facebook: http://www.facebook.com/worldbank Twitter: http://www.twitter.com/worldbank Instagram: http://www.instagram.com/worldbank LinkedIn: https://www.linkedin.com/company/the-world-bank/ Events: http://live.worldbank.org Immersive Stories: https://www.worldbank.org/en/who-we-are/news/biggerpicture Newsletter: https://www.worldbank.org/en/newsletter-subscription
showTimestampAndTranscript
no
duration
184
lastUploadedDate
2021-07-28T17:06:47Z

Jakarta, 29 Juli 2021 – Meski saat ini Indonesia memiliki perekonomian digital yang berkembang paling pesat di Asia Tenggara, suatu tindakan perlu diambil untuk memastikan bahwa seluruh warga negara Indonesia, terutama mereka yang tergolong paling rentan, dapat mengakses berbagai teknologi dan layanan digital serta memperoleh manfaatnya. Hal ini disebutkan dalam laporan baru Bank Dunia yang berjudul ‘Bukan Sekedar Unicorn: Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Inklusi di Indonesia’.

[tweetquote:[tweetText=Meskipun penggunaan berbagai layanan internet yang prosesnya dipercepat selama pandemi kemungkinan akan mendorong bertumbuhnya perekonomian digital, manfaat dari perkembangan ini mungkin masih belum merata.,tweetData=BankDunia,tweetHash=digitalindonesia]]

“Ada banyak peluang pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan layanan kesehatan serta memperbaiki akses bagi masyarakat yang belum terlayani, akan tetapi hal tersebut harus dibangun berdasarkan sistem data yang handal dan dapat digunakan oleh banyak pihak,” ucap Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.“Pandemi ini telah memunculkan suatu kebutuhan yang tidak terelakkan untuk mewujudkan hal tersebut, serta menciptakan momentum untuk mempercepat penggunaan teknologi digital.”

[tweetquote:[tweetText=Agar Indonesia dapat meningkatkan teknologi digital untuk inklusi yang lebih baik, laporan baru ini menyoroti tiga prioritas kebijakan,tweetData=BankDunia,tweetHash=digitalindonesia]]. Yang pertama adalah kebijakan yang mendorong keterhubungan digital serta cakupan akses internet berkualitas tinggi melalui berbagai upaya, seperti perbaikan kejelasan peraturan terkait penggunaan infrastruktur telekomunikasi secara bersama-sama. Prioritas kedua adalah memastikan bahwa perekonomian digital bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Hal ini dapat didukung oleh logistik yang lebih baik serta investasi yang lebih besar pada berbagai keterampilan yang dibutuhkan di era digital. Prioritas ketiga adalah memanfaatkan teknologi digital untuk menyelenggarakan layanan publik secara lebih baik, meningkatkan kualitas interaksi antara warga dengan negara, serta membangun rasa percaya terhadap dunia digital itu sendiri.

Terlepas dari kemajuan yang dicapai dalam mengembangkan internet selama satu dekade terakhir ini, kesenjangan konektivitas secara mendasar masih menjadi kendala besar di Indonesia. Hampir setengah dari populasi warga dewasa masih belum memiliki akses, sementara kesenjangan konektivitas antara daerah perkotaan dengan pedesaan belum berkurang. Pada tahun 2019, 62 persen warga negara Indonesia dewasa di daerah perkotaan terkoneksi dengan internet, dibandingkan dengan 36 persen di daerah pedesaan, meningkat dari 20 persen dan 6 persen masing-masingnya pada tahun 2011. Warga negara Indonesia yang berada pada 10 persen distribusi pendapatan tertinggi memiliki kemungkinan mendapatkan konektivitas lima kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang berada pada 10 persen distribusi pendapatan terendah.

“Mengatasi masalah kesenjangan digital membutuhkan lebih dari sekedar upaya untuk mengurangi kesenjangan konektivitas,” kata Satu Kahkonen, Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste. “Akan menjadi sangat penting membantu warga negara mengembangkan keterampilannya untuk memaksimalkan peluang-peluang digital, terutama demi pekerjaan yang lebih baik. Pada saat yang sama, juga penting bagi pemerintah untuk mengatasi berbagai kendala terkait peraturan serta lingkungan bisnis agar semakin memberdayakan dunia usaha untuk berinovasi dan berkompetisi secara efektif.”

Proporsi penduduk dewasa Indonesia yang memiliki akses internet mengalami peningkatan dari 13 persen pada tahun 2011 menjadi 51 persen pada tahun 2019. Penduduk Indonesia yang terkoneksi dengan internet termasuk yang paling aktif di dunia, dengan menghabiskan rata-rata enam jam waktu online setiap hari. Di samping itu, sebagian besar dari segmen populasi tersebut siap untuk melakukan interaksi digital dengan pemerintah secara lebih intensif. Akan tetapi, fragmentasi data serta potensi terbangunnya suatu kerangka identitas digital (digital ID) yang belum dimanfaatkan pada sistem identitas yang ada saat ini menjadi beberapa kendala utama yang menghalangi pemerintah menjalani proses transformasi digital secara lebih luas.

Penduduk Indonesia yang terhubung secara digital saat ini mengalami bagaimana teknologi mengubah hidup mereka dan juga kegiatan komersial yang berkontribusi kepada pengalaman konsumen yang lebih baik. Akan tetapi, berbagai peluang tersebut kerap terbatas bagi suatu kelompok penduduk tertentu dengan keterampilan yang relatif lebih tinggi. Pekerjaan berbasis digital (digital gig work) menawarkan penghasilan lebih tinggi dibandingkan dengan bentuk-bentuk pekerjaan informal lainnya. Namun hal ini hanya terkonsentrasi bagi para pekerja laki-laki di perkotaan, terutama di sektor transportasi, penyimpanan, dan komunikasi.

Laporan ini merekomendasikan pengembangan kerangka [tweetquote:[tweetText=Laporan ini merekomendasikan pengembangan kerangka digital ID pada tataran nasional untuk memungkinkan warga negara Indonesia menunjukkan identitasnya dengan aman secara online,tweetData=BankDunia,tweetHash=digitalindonesia]]digital ID pada tataran nasional untuk memungkinkan warga negara Indonesia menunjukkan identitasnya dengan aman secara online, termasuk di dalamnya undang-undang perlindungan data pribadi yang didukung oleh suatu lembaga pengawasan yang independen. Laporan ini melihat perlunya mengubah pola pikir dari e-government dengan fokus yang terbatas menuju agenda transformasi digital nasional yang lebih komprehensif.

Contacts

Lestari Boediono

lboediono@worldbank.org
+62-21-5299-3156
Jakarta

About The World Bank

The World Bank Group has a bold vision: to create a world free of poverty on a livable planet. In more than 100 countries, the World Bank Group provides financing, advice, and innovative solutions that improve lives by creating jobs, strengthening economic growth, and confronting the most urgent global challenges. For more information, please visit www.worldbank.org, www.miga.org, and www.ifc.org.

col-xs-12
col-sm-12
col-md-1
col-lg-1
col-xs-12
col-sm-12
col-md-3
col-lg-3
  • add-style

TERKAIT

lp-heading-bottom-medium

OMBC

Online Media Briefing Center (OMBC) news for accredited journalists
Sign In
https://media.worldbank.org/
Register
https://media.worldbank.org/user/register
secondary
white-btn