ACARA
Image
Reformasi Pengadaan Bank Dunia: Konsultasi Tahap Kedua Kajian Kebijakan Pengadaan
23-24 Oktober 2014Kantor Bank Dunia di Jakarta. Gedung Bursa Efek Indonesia, tower 2, lantai 12.


Bank Dunia mengadakan kajian komprehensif pertama terhadap kebijakan dan prosedur pengadaan dalam World Bank Investment Project Finance. Kajian ini dilaksanakan dalam dua tahap.

Untuk pertama kalinya Bank Dunia melakukan kajian komprehensif terhadap kebijakan dan prosedur pengadaan dalam World Bank Investment Project Finance. Kajian ini dilakukan melalui pendekatan dua tahap.

Sebelumnya, perubahan-perubahan kebijakan pengadaan Bank Dunia telah berusaha menjawab secara bertahap dan berurutan berbagai tantangan yang muncul. Meskipun berbagai perbaruan kebijakan ini dinilai signifikan dan memperbaik layanan kepada klien, berbagai ketentuan yang ditambahkan dari waktu ke waktu telah membuat kebijakan lebih rumit dan memperpanjang proses pengadaan. Demikian menurut banyak klien dan staf Bank.

Kajian kebijakan pengadaan ini dilakukan guna menjawab tuntutan-tuntutan dalam konteks global yang berubah, kebutuhan klien yang beragam dan berkembang, serta bervariasinya mekanisme dan instrumen yang ditawarkan Bank Dunia saat ini dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

Sebagai bagian dari kajian ini, Bank Dunia berkonsultasi dengan para pemegang saham dan pemangku kepentingan Bank Dunia, untuk memperoleh masukan dan umpan balik tentang arah kebijakan pengadaan Bank Dunia ke depan, rekomendasi-rekomendasi utama, prinsip-prinsip yang akan memandu kebijakan serta implementasinya, dan perubahan-perubahan khusus.  Perbaruan kebijakan tersebut akan dipertimbangkan oleh Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia.

Pemangku kepentingan yang terlibat dalam konsultasi termasuk pemegang saham, pembuat kebijakan dari pemerintahan, lembaga pengadaan nasional, praktisi di bidang pengadaan, mitra pembangunan bilateral dan multilateral, perwakilan sektor swasta dan asosiasi bisnis, perwakilan masyarakat sipil, para ahli, akademisi,  serta praktisi lain yang berkepentingan.

Hasil yang diharapkan dari proses konsultasi ini  termasuk: draft kebijakan yang akan direvisi berdasarkan masukan para pemangku kepentingan; laporan proses konsultasi termasuk rangkuman masukan para pemangku kepentingan; dan tanggapan dari Bank Dunia mengenai bagaimana masukan para pemangku kepentingan memperkaya draft final dan kerangka kerja kebijakan pengadaan.

Tahap pertama kajian ini, termasuk proses konsultasi bersama para pemangku kepentingan di Indonesia, telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2013, dan ditutup dengan Usulan Kerangka Kerja Baru mengenai World Bank Investment Project Finance.

Tahap kedua kajian ini tengah berlangsung dan diharapkan akan selesai pada akhir bulan November 2014. Berfokus pada rincian usulan kebijakan, arah, dan prosedur yang baru, tahap kedua akan diakhiri dengan drafting of the statement of operational policy and accompanying directives. 

Dewan Direktur Bank Dunia diharapkan akan presentasi dokumen kebijakan final pada tahun 2015.

Konsultasi dengan para pemangku kepentingan di Indonesia untuk tahap kedua kajian kebijakan pengadaan akan dilaksanakan pada tanggal 23 dan 24 Oktober 2014, di kantor Bank Dunia di Jakarta.

Website konsultasi dapat dilihat di: https://consultations.worldbank.org/consultation/procurement-policy-review-consultations

Untuk memberi masukan atau rekomendasi, gunakan fitur “Your Feedback” di website Bank Dunia. Masukan dan pertanyaan mengenai proses konsultasi juga dapat dikirim melalu email ke tim kajian Pengadaan, di procconsult@worldbank.org.

  • Consultation plan
    Download PDF 567.21 KB
  • Phase II: Proposed New Framework On Procurement In World Bank Investment Project Finance
    Download PDF 593.67 KB
  • Draft Procurement Policy For Consultation
    Download PDF 151.32 KB
  • Tanggal: 23 dan 24 Oktober 2014
  • Tempat: Kantor Bank Dunia di Jakarta. Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, lantai 12