SINGKAT

Komentar publik untuk proposal Global Partnership for Social Accountability dari Indonesia

25 Agustus 2016


Aplikasi hibah GPSA melalui proses kajian dua tahap:

(1) Identifikasi/Kajian Konsep: Kantor Bank Dunia di sebuah negara melakukan kajian awal terkait kelayakan sebuah proposal, didahului oleh kajian teknis terhadap proposal-proposal oleh sekelompok pakar, yang membantu memberikan peringkat proposal dan menginformasikan kepada GPSA Stering Committee seleksi akhir proposal yang mereka rekomendasikan.

(2) Penilaian/Kajian Negosiasi: Proposal yang lolos pra-seleksi kemudian akan menjalani proses penilaian lengkap. Selain itu, aka nada waktu 10 hari bagi pemerintah untuk memberi masukan, dan 5 hari bagi masyarakat umum untuk juga memberi masukan (25-30 Agustus 2016).

Lihat Panduan Operasi GPSA untuk mengetahui keterangan lengkap proses aplikasi dan seleksi, termasuk peran dan tanggung jawab GPSA, Bank Dunia dan lembaga swadaya masyarakat.

Dua proposal dari Indonesia untuk mendapat komentar publik:

  1. Yayasan Transparasi Sumber Daya Ekstraktif – Voice from Ring One: Citizen Monitoring and Engagement for Transparency and Accountability of Licensing and Revenue Management in Extractive Mining Sector
  2. Akatiga Foundation – Women's Voices in the Monitoring and Improvement of Universal Health Care Insurance Services