col-xs-12
col-sm-12
col-md-1
col-lg-1
col-xs-12
col-sm-12
col-md-10
col-lg-10
col-xs-12
col-sm-12
col-md-1
col-lg-1
col-xs-12
col-sm-12
col-md-12
col-lg-12
videoType
dynamic-media
videoDmUrl
https://delivery-p136806-e1377785.adobeaemcloud.com/adobe/assets/urn:aaid:aem:a83e68dc-d472-45fb-8789-9345ad859093/play?assetname=NUWSP+in+Dumai+Indonesia.mp4
keyFrameImage
timestamp

00:11 Uh,

00:11 provinsi pada umumya ayerbaku e

00:14 untuk meminimalisir lemak yang sama dengan tingikarameyangidibusikanolepet

00:22 dariunge com eh

00:24 meningkatkan kualitas ini

00:27 tidadabahandi kakawa dan masarakat inni

00:31 Anda dapat menemukan program yang sangat baik.

00:37 Uh,

00:38 2 program NOSP

00:40 lalu

00:42 tambahkan uh.

00:43 Sistem

00:44 serat berongga nanofilter tranatabatubetul

00:49 uh

00:50 derita undargusiman blast

00:53 unit-unit pemadaman kepala

00:56

00:57 uh kita Moeliki

00:59 uh sakit

01:01 prosania sakit tapi satiniditas pada kucing

01:04 Pump Uda Mandekatiso Unit

01:09 dalam knaikanyang signifikan.

01:11 Um,

01:12 Masaraka Prataya Trajad

01:15 kualitas siandiribusikan

01:17 muntah di salasi pogolan hai hai peak

01:30 Mala kunyi berinovasi.

01:36 Sekarang program yang tersedia

01:40 eh Pennikatan

01:41 Uh Ibersi Durum Tangan untuk Memakkemeba Takita Bhara

01:46 inni uh dampa inni uh can moluas

01:51 masarakat.

02:02 Fallow Ian mengatakan

02:04 queta dan ada beberapa lagi atonam masi satay bisi bi nilobiharakai sari

02:17 Harapana ayernia bisaotabijaga karsihanya kajanihanya

02:23 maka hargana bisaoitarjanka dan takanal ayernia

02:27 eh ketuk

02:28 mm thegus.

showAllTimestamps
no
transcript
Uh, provinsi pada umumya ayerbaku e untuk meminimalisir lemak yang sama dengan tingikarameyangidibusikanolepet dariunge com eh meningkatkan kualitas ini tidadabahandi kakawa dan masarakat inni Anda dapat menemukan program yang sangat baik. Uh, 2 program NOSP lalu tambahkan uh. Sistem serat berongga nanofilter tranatabatubetul uh derita undargusiman blast unit-unit pemadaman kepala uh kita Moeliki uh sakit prosania sakit tapi satiniditas pada kucing Pump Uda Mandekatiso Unit dalam knaikanyang signifikan. Um, Masaraka Prataya Trajad kualitas siandiribusikan muntah di salasi pogolan hai hai peak Mala kunyi berinovasi. Sekarang program yang tersedia eh Pennikatan Uh Ibersi Durum Tangan untuk Memakkemeba Takita Bhara inni uh dampa inni uh can moluas masarakat. Fallow Ian mengatakan queta dan ada beberapa lagi atonam masi satay bisi bi nilobiharakai sari Harapana ayernia bisaotabijaga karsihanya kajanihanya maka hargana bisaoitarjanka dan takanal ayernia eh ketuk mm thegus.
showAllTranscripts
no
duration
PT2M42S
scene7File
worldbank/NUWSP in Dumai Indonesia
scene7Domain
https://worldbank.scene7.com/
scene7FileAvs
worldbank/NUWSP in Dumai Indonesia-AVS
title
NUWSP in Dumai Indonesia
description
NUWSP in Dumai Indonesia
showTimestampAndTranscript
no
col-xs-12
col-sm-12
col-md-3
col-lg-3
col-xs-12
col-sm-12
col-md-7
col-lg-7
  • lp-body-content
  • first-letter

Di Dumai, kota yang terletak di wilayah pesisir di Indonesia, air bersih pernah menjadi barang mewah. Warga masyarakat seperti Dede Handayani, ibu dari dua orang balita, pernah harus mengeluarkan banyak biaya untuk mendapatkan air bersih. Dede harus membayar hingga sekitar Rp1 juta per bulan, dengan mengandalkan air dari sumur untuk keperluan mencuci dan kebun, dan dari truk tanki untuk keperluan minum dan masak keluarganya. Setiap hari Dede harus berjuang, menghabiskan waktu, energi dan biaya.

Para pemilik usaha di Kota Dumai saat itu mengalami kesulitan untuk menjaga kebersihan, sementara penyedia layanan air perpipaan kota, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Dumai Berseri, menghadapi tantangan yang semakin besar. “Kami membutuhkan investasi dalam jumlah besar untuk meningkatkan sistem pengolahan air kami” kata Agus Adnan, Direktur Utama PDAM. “Tetapi kami juga harus dapat menjaga agar tarif air tetap terjangkau bagi masyarakat.”

Kisah Kota Dumai bukanlah kisah yang unik. Di banyak tempat di Indonesia, urbanisasi yang terjadi secara cepat serta kondisi geografis yang meliputi lebih dari 17 ribu pulau dan 90 ribu kilometer garis pantai menjadikan akses air sebagai suatu tantangan yang rumit. [tweetquote:[tweetText=Meskipun Indonesia memiliki banyak sumber air tawar, hampir setengah dari penduduk Indonesia memiliki akses yang terbatas pada air bersih, dan lebih dari 70 persen populasi bergantung kepada sumber-sumber air yang berpotensi tercemar.,tweetData=BankDunia,tweetHash=]] Hanya sekitar sepertiga dari jumlah penduduk perkotaan memiliki akses terhadap air perpipaan.

Kualitas air di Dumai sebelum penyaringan. Foto: Matahati/World Bank

Menyadari pentingnya upaya penanganan air bersih ini, Pemerintah Indonesia melaksanakan National Urban Water Supply Project (NUWSP) dengan dukungan Bank Dunia dan mitra pembangunan lainnya. Proyek tersebut bertujuan meningkatkan akses kepada air perpipaan dan meningkatkan kapasitas dan kinerja PDAM perkotaan.

“Sejak tahun 2018, kami bekerja sama secara baik dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan dan Bank Dunia”, kata R. Satria Alamsyah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai. “Di tahun 2020, pembangunan instalasi pengolahan air yang baru telah selesai dibangun”.

Hasil yang dicapai mendorong perubahan lebih lanjut. [tweetquote:[tweetText=PDAM Dumai Berseri berhasil memperluas pelayanannya dari hanya 200 pelanggan di tahun 2019 menjadi hampir 10.000 pelanggan rumah tangga dan berbagai usaha di tahun 2024, secara signifikan meningkatkan pendapatan dan merubah kondisi keuangan PDAM tersebut,tweetData=BankDunia,tweetHash=]] – dari sebelumnya merugi menjadi perusahaan yang dapat sepenuhnya menutup biaya operasionalnya. Dengan situasi yang membaik ini, PDAM Dumai Berseri dapat sepenuhnya membayar gaji karyawan dan bahkan merekrut lebih banyak karyawan untuk mendukung kegiatan operasional, menciptakan lapangan kerja dan membuka banyak peluang bagi masyarakat setempat. “Operasional kami sekarang lebih efisien, mudah dan lebih mudah dipantau”, kata Adnan.

Bagi warga masyarakat seperti Dede Handayani, perubahan tersebut juga telah mendukung perbaikan kehidupan mereka. “Tadinya, kami harus mengeluarkan biaya sekitar Rp1 juta per bulan untuk membeli air dari truk tanki yang kadang-kadang kualitasnya kurang baik. Sekarang kami membayar sekitar Rp250 ribu per bulan untuk kualitas air yang jauh lebih baik dan aman untuk dikonsumsi,” kata Dede. “Sekarang saya tidak perlu membuang waktu berjam-jam untuk mencari air bersih, dan bisa meluangkan lebih banyak waktu bersama anak-anak saya dan membantu mereka belajar”.

Sekarang Dede Handayani bisa menggunakan air keran untuk keperluan mencuci, minum dan memasak sehari-hari. Foto: Matahati/World Bank

col-xs-12
col-sm-12
col-md-2
col-lg-2
  • lp-body-content
  • first-letter
col-xs-12
col-sm-12
col-md-1
col-lg-1
col-xs-12
col-sm-12
col-md-10
col-lg-10
expert-quote
Tadinya, kami harus mengeluarkan biaya sekitar Rp1 juta per bulan untuk membeli air dari truk tanki yang kadang-kadang kualitasnya kurang baik. Sekarang kami membayar sekitar Rp250 ribu per bulan untuk kualitas air yang jauh lebih baik dan aman untuk dikonsumsi.
Dede Handayani
Dumai clean water journey
Warga Dumai
false
col-xs-12
col-sm-12
col-md-1
col-lg-1
col-xs-12
col-sm-12
col-md-3
col-lg-3
col-xs-12
col-sm-12
col-md-7
col-lg-7
  • lp-body-content
Dumai clean water journey
Proses pengolahan/penyaringan air dari air gambut menjadi air bersih yang aman untuk digunakan.
Matahati/World Bank
videoType
embed-code
videoDmUrl
https://delivery-p136806-e1377785.adobeaemcloud.com/adobe/assets/urn:aaid:aem:eea23516-328b-4773-bfca-98bc74b34987/play?assetname=Indonesia%20PAMSIMAS%20and%20NUWSP%20programs.mp4
embedCode
<iframe src="https://worldbank.scene7.com/s7viewers/html5/VideoViewer.html?asset=worldbankprod/Indonesia PAMSIMAS and NUWSP programs-AVS&config=/conf/global/settings/dam/dm/presets/viewer/WB-Player-with-Social-Sharing&serverUrl=https://worldbank.scene7.com/is/image/&contenturl=https://worldbank.scene7.com/is/content/&posterimage=worldbankprod/Indonesia PAMSIMAS and NUWSP programs-AVS&videoserverurl=https://worldbank.scene7.com/is/content" width="100%" height="500" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>
keyFrameImage
https://worldbank.scene7.com/is/image/worldbank/Indonesia PAMSIMAS and NUWSP programs-AVS
showAllTimestamps
no
showAllTranscripts
no
duration
263.029
scene7File
worldbankprod/Indonesia PAMSIMAS and NUWSP programs
scene7Domain
https://worldbank.scene7.com/
scene7FileAvs
worldbankprod/Indonesia PAMSIMAS and NUWSP programs-AVS
title
Indonesia PAMSIMAS and NUWSP programs
showTimestampAndTranscript
no

Proyek tersebut juga memberi manfaat bagi pengusaha setempat. “Sebelumnya, kami tidak bisa mengandalkan penggunaan air bersih yang ada,” kata Salman, yang berjualan salad buah dan air kelapa. “Sekarang, kami bisa langsung mencuci peralatan dan lebih percaya diri dalam melayani pelanggan”.

Pendekatan NUWSP menggabungkan investasi yang lebih tepat sasaran dengan bantuan teknis dan pemberian insentif bagi pemerintah daerah dan PDAM. NUWSP mendorong pemerintah kota/ daerah untuk berinvestasi dan memanfaatkan pendanaan dari sumber-sumber non-pemerintah, seperti pinjaman perbankan dan dari sektor swasta. Secara keseluruhan, NUWSP berhasil memobillisasi sekitar US$160 juta (sekitar Rp 2,6 miliar) dana non-publik, yang berasal dari 21 PDAM yang berhasil mengakses pembiayaan dari sumber-sumber dana non-publik.

Keberhasilan Kota Dumai juga mengundang ketertarikan pihak swasta. “Sektor industri di Kota Dumai merasa senang”, kata Indra Gunawan, Sekretaris Daerah Kota Dumai. “Sekarang kami bisa menjamin ketersediaan air bersih. Kami berharap akan ada lebih banyak investasi dan pelaku usaha yang datang menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan serta mendukung pertumbuhan ekonomi.”

Kios air kelapa milik Salman juga mendapatkan manfaat dari air bersih PDAM. Foto: Matahati/World Bank

Proyek NUWSP juga memperkenalkan inovasi teknologi, termasuk teknologi Hollow Fibre Nano Filtration (HFNF) untuk mengolah air gambut, yang pertama kali diterapkan di Indonesia. Air gambut memiliki karakteristik tertentu yang sulit diolah dengan menggunakan teknologi konvensional. Hal ini disebabkan oleh pH air gambut yang tinggi dan warnanya yang khas karena adanya kandungan zat organik. Penerapan teknologi HFNF yang digabungkan dengan penyesuaian pH secara sederhana, efektif menghilangkan kandungan organik dan patogen, menjadikan air lebih bersih dan aman.

Pada saat proyek berakhir di bulan November 2024, lebih dari 8,4 juta penduduk Indonesia, termasuk di dalamnya 4.2 juta perempuan, merasakan manfaat dari adanya akses yang lebih baik terhadap air bersih. Setidaknya 20 persen dari penerima manfaat ini adalah mereka yang beraasal dari rumah tangga perkotaan yang berpenghasilan rendah.

Dukungan terarah NUWSP dilakukan tidak hanya pada investasi infrastruktur, tetapi digabungkan dengan dukungan terarah berupa bantuan teknis dan peningkatan kapasitas untuk meningkatkan kinerja dan kelayakan kredit (credit worthiness) PDAM. Dengan dukungan dari Global Water Security & Sanitation Partnership (GWSP) dan kolaborasi dengan mitra pembangunan lainnya, modul-modul pelatihan diperbaharui dan beberapa perangkat/alat bantu seperti Utility of the Future dan Credit Worthiness for Utilitytelah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Hasilnya, seluruh PDAM yang terlibat dalam proyek memperlihatkan adanya peningkatan kinerja, dan 41 diantaranya berhasil naik ke kategori peringkat kinerja yang lebih baik.

Air bersih PDAM di Dumai. Foto: Matahati/World Bank

Dampak yang dirasakan tidak hanya terkait sektor air. Pemenuhan layanan air yang aman untuk digunakan di tingkat nasional diharapkan dapat mendorong PDB Indonesia sebesar hingga 1.2 persen di tahun 2045 dan mengurangi beban sistem kesehatan masyarakat. Model NUWSP yang dapat dikembangkan lebih lanjut sejalan dengan agenda jangka panjang Indonesia untuk kemandirian dan ketahanan air dan dapat dijadikan cetak biru bagi berbagai daerah lainnya.

Perjalanan Kota Dumai menjadi contoh yang memperlihatkan bahwa dengan dukungan dan insentif yang tepat, upaya untuk mengubah arah terkait peningkatan akses untuk air bersih dapat berjalan baik saat masyarakat, pemerintah, dan para mitra bekerja bersama.

TERKAIT

lp-heading-top-medium
lp-heading-bottom-medium
col-xs-12
col-sm-12
col-md-2
col-lg-2
  • lp-body-content