SIARAN PERS

Pendanaan Baru Diharapkan Untuk Memenuhi Permintaan Listrik yang Kian Meningkat dari Perekonomian Indonesia

08 Juli 2010




Washington DC, 8 Juli 2010 – Bank Dunia baru saja menyetujui paket pendanaan baru sebesar USD 225 juta untuk membantu Indonesia memenuhi tuntutan akan listrik yang kian berkembang dan menjamin ketersediaan listrik di Jawa dan Sumatra. Melalui kerja sama langsung dengan PLN, proyek ini diharapkan untuk memberikan keuntungan kepada lebih dari 56 juta orang di Jawa dan Sumatra. Dalam jangka waktu menengah dan panjang, proyek ini juga diharapkan untuk memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di kedua pulau.

“Sumber listrik yang dapat diandalkan dan berkelanjutan merupakan hal yang sangat penting bagi Indonesia untuk memenuhi potensinya sebagai Negara berpenghasilan menengah yang berpengaruh. Saat ini pertumbuhan perekonomian Indonesia jauh lebih pesat daripada kemampuannya dalam menyediakan listrik. Untuk memenuhi permintaan listrik ke depan, tingkat elektrifikasi perlu meningkat sebanyak tujuh persen per tahun,” ucap Chris Hoban, Wakil Direktur Negara Bank Dunia untuk Indonesia. “Proyek ini akan membantu memperkuat persediaan listrik di Jawa dan Sumatra dan dalam jangka panjang diharapkan untuk menciptakan dampak positif untuk iklim perekonomian.”

Untuk Sistem Transmisi Jawa-Bali, proyek yang bersangkutan meliputi:

  • Memperluas empat gardu induk berkapasitas  500 / 150 kV yang sudah ada sekarang dan sampai dengan dua puluh lima gardu induk yang berkapasitas 150 / 20 kV
  •  Membangun satu gardu induk baru berkapasitas 150 / 20 kV

Sedangkan untuk Sistem Transmisi Sumatra Selatan-Utara proyek yang bersangkutan meliputi:

  • Memperluas dan meningkatkan kapasitas lima gardu induk berkapasitas 150 kV menjadi 275 kV
  • Memperluas sampi dengan lima belas gardu induk berkapasitas 150 / 20 kV

“Melalui perluasan dan peningkatan kapasitas ini diharapkan pelanggan PLN akan meningkat dan membantu pemerintah Indonesia dalam mencapai targetnya untuk menyediakan listrik bagi 90% populasi sampai tahun 2020. Dengan kata lain, menyediakan listrik untuk kurang lebih dua juta pelanggan baru tiap tahunnya,” ucap Leiping Wang, Spesialis Energi Senior Bank Dunia, yang juga mrupakan ketua tim yang bertanggung jawab untuk proyek ini. “Dengan sistem transmisi yang lebih baik di Jawa dan Sumatra Selatan-Tengah maka gangguan dan kehilangan transmisi oun akan menurun.”

Untuk beberapa tahun kedepan, strategi sektor energi Bank Dunia akan menjalankan tiga hal berikut:

  • Memberikan pendanaan untuk proyek infrastruktur sektor energi publik untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan akses listrik untuk masyarakat miskin.
  • Memastikan keberlanjutan finansial dan meningkatkan efisiensi PLN.
  • Menuntun sektor energi kearah jalur pembangunan yang ramah lingkungan dan rendah karbon
Kontak Media
Dalam Jakarta
Randy Salim
Telepon: (62-21) 5299-3259
rsalim1@worldbank.org



Api
Api