ARTIKEL

Dirikan Radio Komunitas Secara Mandiri untuk Galang Transparansi

20 Agustus 2010


PESAN UTAMA
  • Komunitas Radio bernama DISKUSI bertujuan meningkatkan transparansi pelaksanaan progam PNPM Mandiri
  • Salah satu contoh terbaik dari DISKUSI adalah Ankasa FM, yang seringkali menyiarkan dan mensosialisikan program PNPM di kecamatan Glumpang Baro, propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (Aceh)

20 Agustus , 2010 - Aceh. DISKUSI adalah akronim dari Radio Komunitas untuk Akuntabilitas dan Transparansi yang merupakan program kerjasama antara Pokja Pengendali PNPM Mandiri dengan 150 radio komunitas yang tersebar di enam provinsi Indonesia, yaitu Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan PNPM Mandiri. Diharapkan, melalui kegiatan ini masyarakat atau pelaku PNPM di tingkat kecamatan atau desa dapat terinspirasi memanfaatkan atau bahkan menciptakan media sederhana untuk saling berbagi informasi, keluhan, saran ataupun pengaduan mengenai PNPM Mandiri.

Harapan tersebut berhasil diwujudkan oleh Kembang FM yang sukses membantu terbangunnya Ankasa FM. Melihat efektivitas program DISKUSI yang dijalankan oleh Kembang FM di Kecamatan Glumpang Baro yang merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Kembang Tanjung di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, salah satu pelaku PNPM Mandiri pun terinspirasi.

Adalah Abdullah Said yang akrab dipanggil Cek Lah yang paling rajin menyambangi Kembang FM yang dikomandoi oleh Samsul Qamar untuk berbincang-bincang mengenai PNPM Mandiri di siaran radio tersebut. Cek Lah dalam kapasitas sebagai Asisiten Fasilitator Kecamatan PNPM Glumpang Baro menilai bahwa program DISKUSI memiliki peran yang strategis dan efektif sebagai sebuah media sosialisasi, sehingga secara proaktif beliau memberikan dukungan berupa penyediaan informasi - baik lisan maupun tulisan kepada Kembang FM.

Melalui beberapa kali pertemuan, Cek Lah kerap menyampaikan harapannya agar di wilayahnya juga didirikan rakom. Harapannya ini mendapat dukungan dari Samsul Qamar, dengan bermodal peralatan seadanya beliau merakit komponen-komponen pemancar yang akhirnya menghasilkanexciter berdaya 25W.

Sejak awal mula Pelaksanaan PNPM di Kecamatan Glumpang Baro, Kabupaten Pidie berlangsung. Cek Lah sebagai fasilitator kecamatan selalu mengeluh bahwa berbagai informasi yang ditempel di papan informasi setiap desa selalu berujung dengan dirobek oleh warga sendiri. Upaya transparansi seolah tidak berbekas.

Namun, semenjak ada siaran PNPM Mandiri di Rakom Kembang yang kemudian menjadi lebih gencar sejak munculnya Rakom Ankasa, tangan-tangan jahil pun berhenti beraksi, "Orang-orang mulai malu jika desanya dinilai buruk dalam PNPM Mandiri. Mereka tidak mau keburukannya dipublikasikan lewat radio," ungkap Cek Lah menceritakan temuannya.

Dukungan para aktivis pemuda Glumpang Baro pun cukup baik sehingga pada bulan Juni 2010  Ankasa FM berhasil mengudara dengan mengambil lokasi di Keudee (pasar) Glumpang Baro, tepatnya di sebuah kios kosong berdinding kayu. Beberapa hari kemudian, Program Diskusi memberikan pelatihan mengenai teknik jurnalistik serta visi-misi rakom kepada kepada para relawan rakom.

Kini, jangkauan layanan rakom di wilayah Kecamatan Glumpang Baro semakin luas. Pemberitaan, diskusi serta berbagai informasi mengenai PNPM Mandiri melesat memasuki rumah, warung kopi, kantor-kantor pemerintahan di wilayah kecamatan tersebut.


Api
Api