Statement 07 Januari 2019

Pernyataan Bank Dunia

Bank Dunia dengan ini memberikan komentar terkait beberapa artikel yang dipublikasi oleh CNN Indonesia pada tanggal 4 Januari 2019.

Artikel-artikel ini mengutip sebuah laporan Bank Dunia yang saat ini tengah difinalisasi dalam kerjasama dengan Pemerintah Indonesia. Laporan ini berjudul “Indonesia Infrastructure Financing Sector Assessment Program” (InfraSAP). Laporan ini meninjau kemajuan substansial yang telah dicapai oleh Indonesia dalam membangun infrastrukturnya pada beberapa tahun terakhir, juga berbagai kesempatan dan instrumen yang tersedia untuk pihak yang berwenang untuk terus menutup kesenjangan  infrastruktur yang telah terakumulasi dalam beberapa generasi.

Bank Dunia mulai menyiapkan laporan ini pada pertengahan 2017, mengikuti undangan dari pemerintah untuk berkerjasama dalam menemukan solusi untuk menarik lebih banyak pendanaan swasta dan komersial untuk investasi infrastruktur yang diperlukan untuk mencapai ambisi pemerintah dalam menjaga daya saing negara dan meningkatkan tingkat kehidupan semua orang Indonesia.

InfraSAP merupakan analisis yang kompreshensif terkait berbagai kendala yang dapat mengurangi pendanaan infrastruktur komersial dan swasta. Laporan ini termasuk satu set kemungkinan reformasi kebijakan yang dapat dipertimbangkan dan dilakukan oleh negara ini dalam jangka pendek dan menengah.

Laporan ini menyadari bahwa dalam menutup kesenjangan infrastruktur yang telah terakumulasi dalam beberapa puluh tahun terakhir akan memerlukan tindakan perbaikan yang berkelanjutan dalam beberapa periode. Laporan ini juga mengakui kemajuan yang telah dilakukan oleh Pemerintah dan komitmen yang kuat untuk menutup kesenjangan tersebut.

Dari berbagai diskusi kami dengan kementerian dan instansi pemerintah yang relevan, kami menghargai kemajuan yang telah dilakukan untuk memungkinkan kordinasi yang lebih kuat antara anggaran pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam pendanaan proyek infrastruktur, termasuk pengadaan lingkungan yang lebih baik untuk sektor swasta untuk berinvestasi pada sektor ini. Kami berharap InfraSAP akan menjadi masukan yang berguna untuk pihak yang berwenang dalam mengembangkan RPJMN 2020-2024.

Bank Dunia belum mempublikasikan laporan InfraSAP untuk umum. Seperti halnya semua laporan Bank Dunia, kami berkerjasama secara erat dan berdiskusi dengan pihak pemerintah yang relevan termasuk Kementerian Keuangan, Bappenas, berbagai Kementerian Koordinator, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perdagangan, dan Otoritas Jasa Keuangan. Sebagai contoh, diskusi tingkat tinggi terkait temuan-temuan kunci dan berbagai rekomendasi InfraSAP dilakukan pada tanggal 4 Desember 2018.

Ketika konsultasi dengan Pemerintah telah selesai, kami mengharapkan untuk membagikan dan mendiskusikan laporan ini kepada pemangku kepentingan lainnya, termasuk sektor swasta, mitra pembangunan, masyarakat sipil, akademisi, dan media


Kontak

Lestari Boediono
+62-21-5299-3156
lboediono@worldbank.org
Api
Api